KONSTITUSIONALISME AMANAH: Rekonstruksi Fikih Siyasah untuk Negara Hukum Indonesia

Authors

Ahmad Fauzan, M.S.I

Keywords:

Konstitusi, Amanah, Fikih Siyasah

Synopsis

Bagaimana Islam memandang kekuasaan, negara, demokrasi dan konstitusi? Buku ini mengajar pembaca memahami fikih siyasah sebagai perspektif dalam membaca kehidupan ketatanegaraan, mulai konsep imamah, khilafah, baiat, syura dan kemaslahatan publik hingga negara hukum, pembatasan kekuasaan, representasi politik, kekuasaan kehakiman, hak warga negara dan pengawasan lembaga negara. Gagasan amanah ditempatkan sebagai prinsip penting dalam menilai otoritas, prosedur, substansi kebijakan, serta etika penyelenggaraan kekuasaan.

Pembahasan juga dikaitkan secara kontekstual dengan perjalanan ketatanegaraan Indonesia, termasuk Piagam Jakarta, Pancasila, konstituasionalisme, demokrasi, serta kontribusi pemikiran Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Melalui pembahasan tentang integritas politik dan khinayah sebagai patologi kekuasaan, buku ini menawarkan refleksi mengenai politik uang, korupsi elektoral, patronase, benturan kepentingan, manipulasi opini publik, hingga pelemahan lembaga pengawas. Buku ini menjadi bacaan penting bagi mahasiswa, akademisi, praktisi hukum dan politik, serta pembaca yang ingin memahami bagaimana nilai-nilai Islam dapat berkontribusi dalam membangun tata negara yang adil, demokratis, konstitusional, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abou El Fadl, K. (2004). Islam and the challenge of democracy (J. Cohen & D. Chasman, Eds.). Princeton, NJ: Princeton University Press.

An-Na'im, A. A. (2008). Islam and the secular state: Negotiating the future of shari'a. Cambridge, MA: Harvard University Press.

ANTARA News. (2023). [Berita tentang sengketa dan penyelenggaraan pemilu]. Jakarta: Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA. Diakses dari https://www.antaranews.com

Aspinall, E., & Berenschot, W. (2019). Democracy for sale: Elections, clientelism, and the state in Indonesia. Ithaca, NY: Cornell University Press.

Aspinall, E., & Mietzner, M. (2019). Southeast Asia's troubling elections: Nondemocratic pluralism in Indonesia. Journal of Democracy, 30(4), 104–118. https://doi.org/10.1353/jod.2019.0055

Auda, J. (2008). Maqasid al-shariah as philosophy of Islamic law: A systems approach. London: International Institute of Islamic Thought (IIIT).

Azhary, M. T. (1992). Negara hukum: Suatu studi tentang prinsip-prinsipnya dilihat dari segi hukum Islam, implementasinya pada periode negara Madinah dan masa kini. Jakarta: Bulan Bintang.

Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia. (2024). Laporan hasil pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024. Jakarta: Bawaslu RI.

Badan Pusat Statistik. (2024). Indeks Kemerdekaan Pers 2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Bahar, S., dkk. (2023). Normalisasi politik uang dan pelemahan daya tolak sosial dalam pemilu di Indonesia. [Data jurnal, volume, dan halaman mohon dilengkapi].

Black, A. (2001). The history of Islamic political thought: From the Prophet to the present. Edinburgh: Edinburgh University Press.

Butt, S. (2015). The Constitutional Court and democracy in Indonesia. Leiden: Brill Nijhoff.

Butt, S., & Lindsey, T. (2012). The constitution of Indonesia: A contextual analysis. Oxford: Hart Publishing.

Chandranegara, I. S., & Cahyawati, D. P. (2023). Conflict of interest prevention clause in the constitution: The study of the Indonesian Constitution. Heliyon, 9(3), e14679. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e14679

Crouch, M. (2014). Law and religion in Indonesia: Conflict and the courts in West Java. London: Routledge.

Dahl, R. A. (1998). On democracy. New Haven, CT: Yale University Press.

Dryzek, J. S. (2000). Deliberative democracy and beyond: Liberals, critics, contestations. Oxford: Oxford University Press.

Economist Intelligence Unit. (2025). Democracy Index 2024. London: The Economist Intelligence Unit.

Esposito, J. L., & Voll, J. O. (1996). Islam and democracy. New York, NY: Oxford University Press.

Fakhry, M. (1991). Ethical theories in Islam. Leiden: Brill.

Feldman, N. (2008). The fall and rise of the Islamic state. Princeton, NJ: Princeton University Press.

Freedom House. (2025). Freedom in the World 2025. Washington, DC: Freedom House.

Ginsburg, T. (2003). Judicial review in new democracies: Constitutional courts in Asian cases. Cambridge: Cambridge University Press.

Hadiz, V. R. (2016). Islamic populism in Indonesia and the Middle East. Cambridge: Cambridge University Press.

Hallaq, W. B. (2013). The impossible state: Islam, politics, and modernity's moral predicament. New York, NY: Columbia University Press.

Hamzani, A. I., & Aravik, H. (2021). Politik Islam: Sejarah dan pemikiran. Jawa Tengah: PT Nasya Expanding Management.

Hashemi, N. (2009). Islam, secularism, and liberal democracy: Toward a democratic theory for Muslim societies. Oxford: Oxford University Press.

Hefner, R. W. (2000). Civil Islam: Muslims and democratization in Indonesia. Princeton, NJ: Princeton University Press.

Hillman, B. (2018). Increasing women's parliamentary representation in Asia and the Pacific: The Indonesian experience. Asia & the Pacific Policy Studies, 5(1), 38–49. https://doi.org/10.1002/app5.215

Ibn Khaldūn. (1967). The Muqaddimah: An introduction to history (F. Rosenthal, Trans.). Princeton, NJ: Princeton University Press. (Karya asli ditulis pada abad ke-14).

Ibn ʿĀsyūr, M. Ṭ. (2006). Treatise on maqāṣid al-sharīʿah (M. E. El-Mesawi, Trans.). London: International Institute of Islamic Thought (IIIT).

Indonesia Corruption Watch. (2025). Tren penindakan kasus korupsi tahun 2024. Jakarta: Indonesia Corruption Watch.

Karso. (2022). Etika politik dalam perspektif fikih siyasah: Amanah, mas'uliyyah, dan syura. [Data jurnal, volume, dan halaman mohon dilengkapi].

Katimin. (2017). Politik Islam: Studi tentang azas, pemikiran, dan praktik dalam sejarah politik umat Islam. Medan: Perdana Publishing.

Khadduri, M. (1984). The Islamic conception of justice. Baltimore, MD: Johns Hopkins University Press.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. (2020). Laporan pemantauan kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia. Jakarta: Komnas HAM.

Komisi Pemberantasan Korupsi. (2025). Laporan tahunan dan data penindakan tindak pidana korupsi. Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi.

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. (2024). Data dan hasil penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024. Jakarta: KPU RI.

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. (2025). Peluncuran Indeks Partisipasi Pemilu 2024. Jakarta: KPU RI.

Kompas. (2024). [Laporan jurnalistik tentang dinamika ketatanegaraan dan pemilu]. Jakarta: Harian Kompas.

Kompas.com. (2025). [Berita tentang putusan Mahkamah Konstitusi dan politik nasional]. Diakses dari https://www.kompas.com

Kosasih, A., Sirajuddin, M., Fauzan, F., & Kusmidi, H. (2024). Strengthening the Indonesian bicameral parliament: Siyasah dusturiyah perspective. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 9(1), 335–358. https://doi.org/10.29240/jhi.v9i1.10047

Lambton, A. K. S. (1981). State and government in medieval Islam: An introduction to the study of Islamic political theory. Oxford: Oxford University Press.

Lubis, M. (2019). Birokrasi, sistem merit, dan penjembatanan hukum positif dengan prinsip Islam. [Data jurnal/penerbit dan halaman mohon dilengkapi].

Maarif, A. S., dkk. (2012). Politik identitas dan masa depan pluralisme kita. Jakarta: Democracy Project, Yayasan Abad Demokrasi.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2010). Putusan atas pengujian Undang-Undang Nomor 1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama [Putusan Nomor 140/PUU-VII/2009]. Jakarta: Mahkamah Konstitusi.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2020). Putusan tentang asas partisipasi yang bermakna (meaningful participation) dalam pembentukan undang-undang. Jakarta: Mahkamah Konstitusi.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2023). Putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi tentang pelanggaran berat prinsip ketakberpihakan dan integritas [Putusan Nomor 2/MKMK/L/11/2023]. Jakarta: Mahkamah Konstitusi.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2024). Putusan tentang ambang batas pencalonan kepala daerah [Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024]. Jakarta: Mahkamah Konstitusi.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. (2026). Putusan tentang parameter tindak lanjut fungsi Dewan Perwakilan Rakyat atas aspirasi rakyat. Jakarta: Mahkamah Konstitusi.

Marshall, T. H. (1950). Citizenship and social class and other essays. Cambridge: Cambridge University Press.

Mietzner, M. (2018). Fighting illiberalism with illiberalism: Islamist populism and democratic deconsolidation in Indonesia. Pacific Affairs, 91(2), 261–282. https://doi.org/10.5509/2018912261

Muhtadi, B. (2019). Vote buying in Indonesia: The mechanics of electoral bribery. Singapore: Palgrave Macmillan.

al-Māwardī, A. Ḥ. (1996). The ordinances of government: A translation of Al-Aḥkām al-Sulṭāniyya w'al-Wilāyāt al-Dīniyya (W. H. Wahba, Trans.). Reading: Garnet Publishing.

O'Donnell, G. (1998). Horizontal accountability in new democracies. Journal of Democracy, 9(3), 112–126. https://doi.org/10.1353/jod.1998.0051

Ombudsman Republik Indonesia. (2024). Laporan tahunan penyelenggaraan pelayanan publik dan pengawasan maladministrasi. Jakarta: Ombudsman RI.

Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan. (2014). Jakarta: Mahkamah Agung.

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sistem Merit dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara. (2025). Jakarta: Kementerian PANRB.

Pitkin, H. F. (1967). The concept of representation. Berkeley, CA: University of California Press.

Priyono, B. H., dkk. (2024). Pancasila sebagai sumber etika politik dan agenda kelembagaan bagi Indonesia. [Data jurnal, volume, dan halaman mohon dilengkapi].

Radian Syam. (2024). Politisasi identitas dan kesehatan ruang publik dalam proses elektoral. [Data jurnal, volume, dan halaman mohon dilengkapi].

Ramadan, T. (2009). Radical reform: Islamic ethics and liberation. Oxford: Oxford University Press.

Ramadhan, M. (2019). Kontekstualisasi doktrin politik Islam dalam fiqh siyasah. Pekalongan: Nasya Expanding Management.

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 182. Jakarta: Sekretariat Negara.

Safa'at, M. A. (2022). Negara berdasarkan Pancasila dan pengendalian instrumen hukum melalui kewenangan pengujian undang-undang. [Nama jurnal dan volume mohon dilengkapi], 113–150.

Salim, A. (2008). Challenging the secular state: The Islamization of law in modern Indonesia. Honolulu, HI: University of Hawai'i Press.

Sugiharto, I. (2023). Politik uang, struktur penegakan hukum, dan kultur hukum masyarakat. [Data jurnal, volume, dan halaman mohon dilengkapi].

Supian, A. (2024). Gratifikasi jabatan sebagai ghulul dalam perspektif fikih siyasah. [Data jurnal, volume, dan halaman mohon dilengkapi].

al-Syāṭibī, A. I. (t.t.). Al-muwāfaqāt fī uṣūl al-syarīʿah. Beirut: Dār al-Kutub al-ʿIlmiyyah.

Transparency International. (2025). Corruption Perceptions Index 2024. Berlin: Transparency International.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. (2002). (Sebagaimana telah diamandemen pada 1999–2002). Jakarta: Sekretariat Negara.

World Justice Project. (2025). Rule of Law Index 2024. Washington, DC: World Justice Project.

cover

Published

September 3, 2026